Sunday, March 21, 2010

Barack Obama Berkunjung ke Indonesia

BARACK OBAMA adakah Presiden AS akhir Maret ini batal berkunjung ke Indonesia. Ini karena persoalan penting dan ruwetnya pembahasan Undang-Undang Kesehatan yang menjadi program OBAMA saat berkampanye.

Presiden saat ini dan Pemenang Hadiah Nobel, menghabiskan beberapa tahun masa kecilnya di Indonesia, setelah Ibu menikah dengan Lolo Soentoro, seorang warga negara Indonesia dan pindah ke Jakarta, ibukota Indonesia. Lolo bertemu dengannya di Universitas di Amerika Serikat. Dia akhirnya menjadi seorang Eksekutif dari Oil Company.

OBAMA yang pernah sekolah di SD Menteng I Jakarta Pusat semula akan berkunjung ke Indonesia bersama MICHELLE OBAMA istrinya dan dua putrinya MALIA dan SASHA OBAMA pada 20 Maret 2010. Karena persoalan pembahasan UU Kesehatan kunjungan OBAMA ditunda dan direncanakan 23-25 Maret tanpa mengajak istri dan dua putrinya. Ternyata rencana ini kembali dibatalkan, dan dijadwalkan baru akan ke Indonesia Juni mendatang.

Memilih sekolah untuk Barack muda akan menjadi jelas, dan Indonesia kaya secara tradisional percaya Sekolah Katolik menyediakan pendidikan terbaik. Dia mendapat dua Sekolah Katolik swasta eksklusif di daerah Menteng.

Sayang teman-teman sekelasnya memanggilnya 'Barry, "banyak mungkin telah Islam, tetapi dalam suatu Negara di mana itu melanggar hukum pada saat negara Anda tidak memiliki agama. Banyak teman-teman sekelas bisa saja Hindu, Buddha, Kristen dan Katolik-umum di banyak sekolah di Amerika Serikat, hari ini.

Belajar untuk bergaul dengan orang lain, memahami budaya yang berbeda, dan menciptakan suatu tujuan umum yang mudah dipahami-Penting keterampilan Kepemimpinan Internasional todays Dunia rumit. Barack Obama dan mungkin Bahasa Indonesia awal tahun, membantu menempatkan dia di panjang, dan tidak mungkin jalan menuju ke Kepresidenan.

Kritik dan pendukung sering membingungkan Indonesia saat ini, dengan Indonesia, ketika Barack Obama tinggal di sana sebagai seorang anak. Itu politik kediktatoran, tetapi dengan dukungan aktif dari Amerika Serikat, dan Eropa Barat. Tapi saat itu Negara-negara demokrasi seperti yang kita kenal mereka hari ini-yang sangat jarang terjadi di Asia Tenggara.

Barack Obama's Indonesia pengalaman, telah digambarkan dalam cahaya negatif oleh sebagian orang, tetapi mereka memilih untuk mengabaikan atau memahami apa Indonesia seperti pada masa kanak-kanak Obama. Dan yang lebih penting lagi keahlian apa yang dia mungkin maju, karena dari awal ini paparan Dunia yang sangat berbeda, ke Amerika Serikat.

Ribuan umat Islam dari berbagai elemen tergabung dalam Laskar Umat Islam Surakarta (LUIS) Jumat kemarin menggelar aksi damai di bundaran Gladak menolak kehadiran Presiden Amerika Serikat Barrack Obama. Menurut Koordinator Lapangan LUIS Salman Al-Farisi mengatakan Obama telah merugikan umat Islam sekaligus melecehkan martabat bangsa.

Ia menambahkan kehadiran Obama ke Indonesia, justru membawa mudharat bagi bangsa karena sifatnya dari bangsa Amerika sebagai bangsa penjajah yang ingin meraup keuntungan ekonomi dari Negara-negara dunia ketiga seperti Indonesia. Aksi tersebut digelar setelah sholat Jumat dengan melakukan longmarch dari Sriwedari menuju bundaran Gladak. Elemen masyarakat Islam itu sendiri antara lain adalah Pondok Pesantren Al-Mukmin Ngruki Pondok Pesantren Darussahadah. Mahasiswa Islamic Centre Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah—IMM Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia—KAMMI Jamaah ANtar Tabligh—JAT dan lain sebagainya.

Mudah-mudahan kedatangan Obama atau bukan, Indonesia bisa menjadi bangsa yang aman dan damai serta rakyatnya bisa sejahtera seperti apa yang telah diperjuangkan oleh para pahlawan pendahulu kita. Amin.
NEXT ARTICLE Next Post
This Is The Oldest Page
NEXT ARTICLE Next Post
This Is The Oldest Page
 

Delivered by FeedBurner